Belajar SEO |
- Serangan Tomcat Situbondo
- Tomcat Serang Bekasi
- Serangga Tom Cat
- Sebab Wabah Tomcat
- Penyebaran Tomcat Surabaya
- Tomcat Dan Penanggulangannya
- Tingkat Stres Jakarta
- Pertolongan Pertama Serangan Tomcat
- Penanganan Kumbang Serangga Tomcat
- Cara Cegah Tomcat
- Foto Bugil Jenny Cortez
- Foto Seksi Jenny Cortez
- Pertolongan Pencegahan Racun Serangga Tomcat
- Korban Serangan Serangga Tomcat
| Posted: 20 Mar 2012 06:28 PM PDT Serangan Tomcat Situbondo - Teror serangan Serangga Tomcat terus meluas ke wilayah timur Jawa Timur. Seorang balita di Situbondo menderita penyakit kulit di bagian telinga hingga pipi kanannya akibat toksin Tomcat. Selain gatal-gatal dan memerah, bagian kulit M Nashihul Ibad juga seperti luka bakar. Kedua orang tuanya pasangan Amiruddin Hosnan (31) dan Maya (29) sempat kebingungan dengan penyakit yang diderita balitanya yang masih berumur 18 bulan. Pasutri warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo, itu pun segera memeriksakannya ke dokter. "Sakitnya empat harian lalu. Sejak kulitnya begitu, anak saya langsung panas dan batuk-batuk. Kata dokter anak saya kena penyakit kulit dan sudah diberi obat salep. Sekarang mendingan," kata Amiruddin Hosnan kepada detiksurabaya.com, Selasa (20/3/2012). Pasutri Amiruddin dan Maya baru tahu kalau balitanya diserang Serangga Tomcat, setelah melihat media online dan tayangan televisi. Gambar serangga yang ditampilkan sama persis dengan yang menggigit kulit telinga Nashihul Ibad hingga gatal, memerah, lalu terluka. "Waktu menggigit telinga si Ibad, saya kira itu semut biasa. Makanya langsung saya bunuh, tapi tidak cepat mati. Serangganya persis dengan yang ada di berita-berita itu," timpal Maya. Celakanya, keluarga Amiruddin menengarai masih ada serangga sejenis yang bersarang dalam rumahnya. Dia sempat melihat serangga mirip dengan yang menggigit kulit telinga Nashihul Ibad masuk ke bawah lemari dalam rumahnya. "Dengan yang menggigit Ibad itu ada tiga ekor, tapi yang dua ekor masuk ke bawah lemari," tukas Nur Hayati, ibunda Amiruddin. Sementara Dinas Kesehatan Situbondo mengaku belum menerima laporan adanya serangan Serangga Tomcat di Situbondo. Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dr Husnul mengatakan, setiap ada serangan penyakit biasanya selalu ada laporan, baik dari pihak rumah sakit maupun puskesmas. "Sampai sekarang kami belum menerima laporan. Coba nanti kami cek ke puskesmas-puskesmas. Kalau ada indikasi serangan pasti langsung kita atasi," tandas dr Husnul saat dihubungi detiksurabaya.com. |
| Posted: 20 Mar 2012 06:25 PM PDT Tomcat Serang Bekasi - Serangga Tomcat Serang Bekasi? Awalnya warga mengira serangga itu jenis semut merah biasa. Selain di Surabaya, Jawa Timur, serangga jenis tomcat, juga menyerang warga yang bermukim di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di Jalan Baru Underpass Durenjaya Kelurahan Bekasijaya Kecamatan Bekasi Timur, Jawa Barat. Menurut Dedy bin Warsita (32) penghuni Rusunawa lantai 2 blok B6, serangga jenis ini sudah menyerang sejak dua bulan lalu. Ketika masuk musim penghujan jumlahnya berkurang, namun beberapa minggu ini serangga itu jumlahnya semakin banyak. "Saya dan istri saya pernah di gigit. Kalau saya dibagian leher, rasanya panas, perih dan kulit saya memerah," katanya, Selasa, 20 Maret 2012. Selain dia dan sang istri, Rosa Neta Iswantuti (23), serangga tomcat itu sudah hampir menyerang seluruh penghuni di rusunawa ini. "Dari seluruh penghuni yang terdiri dari 94 kepala keluarga di rusunawa, 30 persen diantaranya mengaku sudah pernah digigit," katanya. Awal mulanya warga mengira, serangga itu adalah jenis semut merah. Namun setelah maraknya pemberitaan di media, warga baru tahu bahwa serangga itu adalah jenis tomcat. "Warnanya belang-belang hitam dan merah. Panjangnya sekitar setengah senti, ujungnya lancip kaya kalajengking," terangnya. Dedy menduga serangga jenis tomcat itu berasal dari kebun dibelakang rusunawa. Di tempat itu rumput tumbuh sangat lebat dan tidak terawat. "Serangga itu masuk kedalam kamar melalui ventilasi udara dan juga menempel di pakaian yang dijemur di depan kamar," katanya. Saat akan tidur, tidak jarang warga menemukan banyak tomcat di tempat tidur. "Harus dibersihkan dulu, sebelum tidur. Daripada nanti kena gigit atau cairannya yang perih," katanya. Meski sudah banyak warga yang kena gigit, namun pengobatan sejauh ini hanya dilakukan seadanya baik di rumah sakit ataupun puskesmas setempat. "Paguyuban warga penghuni rusunawa secara swadaya pada hari Rabu pagi besok akan menyemprot seluruh rusunawa menggunakan cairan non insektisida. Untuk mencegah semakin mewabahnya serangga ini," ungkapnya. Lebih lanjut Dedy juga meminta peran serta Dinas Kesehatan Kota Bekasi, untuk turun langsung ke lapangan. "Supaya tidak menjalar ke wilayah lain," tutupnya. • VIVAnews.com |
| Posted: 20 Mar 2012 01:19 AM PDT Serangga tom cat menyerang serangga tom cat baca; tomket dikenal sebagai kayap atau kanai serangga tom cat sebangsa kumbang tepatnya kumbang rove menjadi buah bibir dikalangan masyarakat surabaya saat ini, bagaimana enggak gan neh serangga mempunyai toksin atau racun yang dapat membuat kulit kita melepuh dibuatnya, dan bahka akan menimbulkan bekas yang permanent. Kalo saja tidak ditangani dengan cepat mungkin saja kulit akan rusak, ya kalo kena tangan atau kaki sih nggak papa ya, kalo kena mata atau wajah, wah bisa gaswat masa depan gan, mari kite kenali si tomcat ini, dikutip dari Wellness, tubuh kumbang berukuran 7-8 mm, yang juga dikenal sebagai semut kanai atau semut kayap ini, mengandung toksin paederin. Di masa lalu, racun yang menyebabkan luka bakar pada kulit manusia ini digunakan untuk membakar kutil. Konsentrasi racun Tomcat 12 kali lebih tinggi daripada racun kobra. Racun ini bahkan bisa bertahan delapan tahun setelah serangga mati. Kumbang ini sangat suka dengan cahaya di malam hari, sehingga banyak yang menjadi korban adalah pengendara motor, atau mereka yang berada dalam rumah dengan cahaya terang atau sedang berkemah di dekat hutan. Umumnya, serangan Tomcat terjadi sepanjang tahun namun mencapai puncak pada Juli-September yang memiliki kelembapan iklim. Pencegahan dan Pengobatan Kumbang ini sangat tertarik dengan cahaya, sehingga sebaiknya hindari berada terlalu dekat dengan cahaya lampu atau minimalkan penggunaan cahaya dekat pintu dan jendela. Gunakan jaring nyamuk atau semprot aerosol atau pestisida organik dari campuran laos, daun mimba, dan sereh untuk mematikan kumbang yang masuk. Bila ada kumbang kanai yang hinggap di kulit, jangan mematikannya di tubuh, namun tiup hingga pergi. Jika kulit mengalami kontak dengan serangga ini, timbul sensasi terbakar yang kemudian menjadi kemerahan disertai munculnya nanah di bagian tengah dalam beberapa hari. Segera cuci bagian yang terkena dengan air dan sabun. Jika terjadi reaksi kulit, cuci dengan antiseptik ringan pemanganate kalium dilusian (Kmn04) seperti hydrocortisone 1% dan krim steroid lemah misalnya betametasone dan antibiotik neomycin sulfat 5%. Jangan menggaruk luka, karena racunnya bahkan dapat berpindah ke bagian lain kulit lewat cairan di luka. Namun, bila luka terjadi pada area mata dan selaput lendir, sebaiknya segera ke dokter. Dengan pengobatan, umumnya luka akan membaik dalam 10 hari hingga tiga minggu tanpa menimbulkan bekas. Namun, luka dapat membekas jika melibatkan dermis. Dokter juga menyarankan untuk menghindari sinar matahari agar tak terjadi inflamasi luka yang menyebabkan bekas kehitaman. VivaNews.com |
| Posted: 20 Mar 2012 01:12 AM PDT Sebab wabah tomcat inilah penyebah mewabah nya tomcat di Surabaya. Perburuan tokek yang akhir-akhir ini menjadi komoditas bisnis baru diduga sebagai penyebab banyaknya serangan tomcat, seperti yang saat ini terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Aktivis lingkungan kota Surabaya, Wawan Some, Selasa (20/3/2012) menjelaskan, awalnya penyebaran tomcat diduga karena burung sebagai pemangsa utama hilang, namun dari banyak referensi yang ada, ternyata pemangsa utama tomcat adalah tokek. Analisa lain, maraknya pembukaan hutan mangrove di sisi Pantai Timur Surabaya, atau semakin menipisnya lahan semak belukar yang dipakai untuk lahan perumahan, memaksa serangga ini bermigrasi mencari habitat baru. ''Indikasi paling mudah untuk menganalisa fenomena serangan tomcat itu adalah, jika populasi di alam tinggi, maka pemangsanya yang hilang, namun jika populasinya rendah, maka habitatnya yang hilang,'' kata aktivis Komunitas Nol Sampah ini. Serangan tomcat maupun ulat bulu, kata dia, membuktikan hilangnya keseimbangan ekosistem yang penyebab utamanya dipastikan oleh ulah manusia. ''Semua mahkluk di bumi ini memiliki fungsi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem, ini yang harus dipahami oleh semua orang,'' ujarnya. Sejak empat hari lalu, warga di beberapa kawasan Kota Surabaya dicemaskan oleh serangan tomcat, serangga yang mengeluarkan cairan beracun yang dapat merusak kulit. Serangan tomcat diketahui sejak serangga ini menyerang apartemen elit di Jalan Kejawan Putih, Surabaya. Beberapa penghuni yang terkena serangan tomcat mengaku kulit mereka melepuh, panas, gatal-gatal dan meninggalkan noda hitam. Regional.kompas.com |
| Posted: 20 Mar 2012 12:56 AM PDT Penyebaran tomcat di Surabaya sudah capai bagaimana sebar an tomcat ini begitu cepat? Serangan kumbang tomcat alias rove beetle semakin meluas. Setelah menyerbu Apartemen Pakuwon City dan mengganggu pelajar SD Al- Muttaqien Jl Memet S Kenjeran, serangga ini, Senin (19/3/2012), sudah merambah 14 lokasi di 9 kecamatan di Surabaya. Kasi Pertanian Dinas Pertanian (Distan) Surabaya, Bagas Swadaya Aji menjelaskan, tomcat banyak berkeliaran di pemukiman penduduk dekat sawah. "Sampai Minggu (18/3/2012), ada 14 lokasi yang dirambah serangga ini," ujarnya, Senin (19/3/2012). Serangga ini menyerang secara sporadis. Lokasi yang diserang antara lain, Apartemen Pakuwon City, SD Al-Muttaqien, Jl Plemahan Besar, Jl Dukuh Kupang 10, Jl Simorejo Timur, Asrama Mahasiswa Unair Kampus C Mulyorejo, hingga Jl Manyar Indah. Yang paling banyak diserang adalah kawasan Kecamatan Mulyorejo (ada lima lokasi), Kecamatan Sukolilo (dua lokasi), Tegalsari, Sawahan, Jambangan, Rungkut, Bulak, Sukomanunggal, dan Gunung Anyar. "Kami sudah menjadwalkan penyemprotan pestisida nabati ke lokasi-lokasi itu," tandasnya. Untuk pestisida nabati, pihaknya menggunakan formulasi daun mimba (Azadirachta indica juss) yang dicampur dengan daun serai dan jahe dengan perbandingan 1:1:1 lalu diblender. Setelah itu lalu dicampur dengan 10 liter air. Setelah didiamkan selama dua hari, air perasan itu dipakai sebagai pestisida nabati. Penyemprotan dengan pestisida nabati itu dilakukan agar tak meracuni warga. "Penyemprotan ini cukup efektif untuk membasmi tomcat," paparnya. Menurut Bagas, tomcat banyak keluar pada malam hari. Ia akan memburu cahaya. Karenanya, warga di kawasan yang diserang sebaiknya mematikan lampu teras. Sprei atau pakaian yang ditempeli serangga ini harus dicuci. "Serangga ini tak menyengat atau menggigit. Dia cukup mengeluarkan cairan beracun dari tubuhnya dan itu yang berbahaya," katanya. Tribunnews.com |
| Posted: 20 Mar 2012 12:47 AM PDT Tomcat dan penanggulangannya bagaimana mengatasi tomcat dan penanganannya gejala apabila terkena toksin kumbang Tomcat, kulit akan menjadi merah maupun bisa menimbulkan gelembung di kulit yang terkena. Penanganan awal adalah jangan menggaruk luka di kulit tersebut karena dapat menyebabkan infeksi bakteri pada luka. Hal tersebut dapat mempersulit penyembuhan. Pada umumnya, luka di kulit akan mengalami penyembuhan pada beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung penanganannya. Berikut beberapa panduan perawatan luka di kulit akibat toksin Tomcat:
Serangan Tomcat ke beberapa daerah pemukiman diduga akibat penyempitan lahan pertanian yang berubah menjadi lahan pemukiman. Serangga ini banyak hidup di lahan pertanian. Oleh karena tempat tinggal mereka terdesak oleh pemukiman, sehingga mereka berpindah masuk ke daerah pemukiman. Itu gambarannya Sobat Sehat, yang terpenting kita bisa melindungi keluarga kita dari dampak wabah serangga Tomcat ini dan bisa lebih bijaksana melihat fenomena alam ini. |
| Posted: 20 Mar 2012 12:34 AM PDT Tingkat stres jakarta seberapa parah tingkat stres jakarta penyebab dan antisifasi tingkat stres jakarta Maraknya tawuran antarwarga di Jakarta, akhir-akhir ini disebabkan semakin meningkatnya stress masayarakat. Faktor-faktor seperti kemacetan, permasalahan di tempat kerja, dan lainnya membuat masyarakat mudah terpancing emosinya. "Faktor-faktor itu sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan psikologis masyarakat Jakarta. Pulang dari tempat kerja yang menguras tenaga dan pikiran, ternyata jalanannya macet, ketika sampai di rumah ada sesuatu hal yang mengganggu saja, membuat emosi langsung memuncak," katan psikolog Catherine Sofjan saat dihubungi SuaraPembaharuan.com Catherine mengatakan, selain faktor di atas, faktor penting lainnya adalah karena tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat. Tidak terpenuhinya sandang dan pangan, membuat warga merasa tidak aman sehingga mudah sekali terprovokasi. Oleh karena itu, dalam penanganan tawuran di Jakarta tidak bisa hanya dilakukan dengan penanganan pascakejadian, ataupun memasang CCTV. Pemerintah seharusnya menyelesaikan akar permasalahan tawuran dengan membuka lapangan pekerjaan dan menjamin sandang serta pangan masyarakat. "CCTV dan penanganan yang dilakukan kepolisian saat tawuran telah terjadi hanya penyelesaian di kulit, yang jauh dari inti masalah. Ketika pemerintah sudah membuka lapangan, dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan ibukota, maka tidak akan ada hal yang perlu dikhawatirkan masyarakat. Ketenangan itulah yang saat ini tidak ada di Jakarta," katanya. Selama satu pekan ini juga terjadi tawuran antarwarga di Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat. Sebelumnya juga terjadi di Jalan Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta Selatan. Sementara itu, data dari Biro Operasional Polda Metro Jaya menyebutkan sejak Januari hingga Juli 2011 terjadi 35 kasus tawuran di Jakarta dan Bekasi. Rinciannya 20 kasus berlangsung di Jakarta dan 15 kasus sama di Bekasi. Aksi tawuran anta warga di Ibukota tahun 2010 mencapai 74 kasus. Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Pol Baharuddin Djafar mengatakan, total kasus tawuran tersebut dari tahun 2010 dan 2011 mengalami peningkatan sejak tahun 2009 sebanyak 16 kasus. Sedangkan data Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, terjadi empat kali tawuran dalam sehari. Pertama pukul 03.38 WIB insiden tawuran antarwarga di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kedua di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut warga terlibat saling lempar batu mengakibatkan kemacetan. Tawuran ketiga pukul 03.40 WIB di Kelapa Dua Jalan Panjang Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Selanjutnya, pukul 03.41 WIB kembali tawuran antar pemuda di Johar Baru Jakarta Pusat. Aksi tawuran melibatkan kelompok masa juga berlangsung jam 04.21 Wib di kawasan Caman, Kalimalang, Bekasi. [FFS/G-5] SuaraPembaharuan.com |
| Pertolongan Pertama Serangan Tomcat Posted: 20 Mar 2012 12:24 AM PDT Pertolongan pertama serangan tomcat baca; tomket jike terkena atau dihinggapi tomcat Dr Rosmelia menyatakan, pasien dengan keluhan terjadi sepanjang tahun namun umumnya serangga ini lebih banyak saat musim hujan. Di Yogyakarta misalnya, pasien dengan keluhan luka akibat Tomcat banyak di awal musim hujan, paling tinggi terjadi sekitar bulan November. "Yang paling banyak kena memang kebanyakan mahasiswa yang ngekos atau mereka yang tidur larut malam sambil menyalakan lampu. Sebab kumbang ini memang tertarik cahaya." Untuk itu dia menyarankan agar menutup pintu dan jendela sebelum menyalakan lampu di malam hari. Dan hindari berada di dekat jendela, pintu dan lampu yang terang. Sebaiknya hindari keluar di malam hari yang dapat menarik kumbang yang banyak hidup di pepohonan tersebut Bila serangga ini kontak dengan kulit, dr Rosmelia menyarankan agar tak menepuk atau mematikan serangga di kulit. Lebih baik tiup atau gunakan alat bantu untuk memindahkan dari kulit. "Ini bisa meminimalisir racun yang terkena kulit atau bisa tidak kena sama sekali." Jangan panik bila racun mengenai kulit. Penanganan pertama yang harus dilakukan adalah mencuci kulit yang terkena dengan sabun biasa atau sabun antiseptik. Reaksi panas dan perih akan muncul dalam satu hingga dua jam. Untuk meringankan reaksi ini, kompres bagian kulit dengan air biasa yang bersih. "Jangan kompres dengan air es atau air panas. Bila ada persediaan steroid ringan bisa juga dioleskan," katanya. Dr Rosmelia menyatakan, usai penanganan pertama, pasien sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapat pengobatan yang sesuai. Proses penyembuhan akibat racun paederus, menurut dr Rosmelia sangat tergantung pada ringan-beratnya dermatitis. Pada kasus yang berat, bisa mencapai dua minggu dari proses pengeringan hingga keropeng di kulit lepas. "Beberapa orang tanpa bekas, namun sebagian lain meninggalkan bekas kecokelatan." Selain kumbang Tomcat yang memang banyak terdapat di Indonesia dan Malaysia, sejenis kumbang Blister beetle dan tanaman Poison Ivy juga menimbulkan reaksi serupa pada kulit. (umi) |
| Penanganan Kumbang Serangga Tomcat Posted: 19 Mar 2012 10:57 PM PDT Penanganan kumbang serangga tomcat - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Kementerian Pertanian untuk segera turun tangan mengatasi adanya serangan serangga Tomcat yang awalnya berasal dari Surabaya dan dikabarkan sudah meluas. "Di Kementerian Pertanian ada tim ahli yang bekerja terkait penanganan hewan berbahaya dan berpenyakit menular, sehingga bisa segera tim ini turun untuk meneliti dan memberi rekomendasi pemberantasannya," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, Herman Khaeron kepada Tribunnews.com, Selasa(20/3/2012). Herman sendiri mengaku masih harus memastikan apakah adanya serangan serangga Tomcat menjadi domain dan tanggung jawab Kementrian Pertanian. Sebab, sebagaimana adanya serangan hewan yang berujung kepada penyakit seperti rabies, flu burung, dan lainnya serta menyangkut kesehatan manusia adalah tanggung jawab kementerian kesehatan. Namun demikian, kata Herman seperti halnya serangan ulat, tentunya Kementrian Pertanian harus turun tangan menangani ini segera. Seperti diketahui sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dibuat kelabakan dengan serangan binatang yang biasa disebut Kumbang Rove atau tomcat. Merebaknya serangan tomcat disebabkan hilangnya habitat hewan yang memiliki kebiasaan menjelajah itu. "Kami masih terus menyusuri wilayah di daerah pinggiran. Penyemprotan juga terus dilakukan," ujar Sekretaris Dinas Pertanian Hari Tjahyono, Senin (19/3/2012). Hari Tjahjono melanjutkan, tomcat sebenarnya teman bagi petani di sawah. Kumbang itu mampu memakan hama yang selama ini merusak tanaman pangan. Namun, hilangnya keseimbangan lingkungan jadi penyebab munculnya tomcat di mana-mana. "Karena tempatnya sekarang banyak dipakai untuk perumahan. Makanya tomcat keluar sarang dan menyebar di mana-mana," jelasnya. Gigitan tomcat ini menimbulkan sensasi terbakar yang kemudian menjadi kemerahan disertai munculnya nanah di bagian tengah dalam beberapa hari. Sekilas mirip herpes atau dampa, dengan luka yang lebar. Tribunnews.com |
| Posted: 19 Mar 2012 10:53 PM PDT Cara cegah tomcat - Ancaman serangan kumbang Tomcat terus mewabah di Kota Surabaya. Siswa yang ada di Kawasan Kenjeran serta Rungkut masih dihantui dengan keberadaan Tomcat.Kemarin, siswa di SD Al Muttaqien di Jalan Memet Sastrawirya Kompleks Perumahan Dinas (rumdis) TNI AL Kenjeran masih menyisahkan luka di beberapa bagian tubuh. Terlihat bekas gigitan di bagian pipi dan tangan menyerupai penyakit herpes. Pemkot Surabaya sendiri dibuat kelabakan dengan serangan kumbang yang biasa disebut Kumbang Rove. Merebaknya serangan Tomcat disebabkan hilangnyta habitat hewan yang memiliki kebiasaan menjelajah itu. "Kami masih terus menyusuri wilayah di daerah pinggiran. Penyemprotan juga terus dilakukan," ujar Sekretaris Dinas Pertanian Hari Tjahyono kemarin. Ia melanjutkan, kumbang berwarna merah hitam tersebut sebenarnya teman bagi petani yang ada di sawah. Kumbang itu mampu memakan hama yang selama ini merusak tanaman pangan. Hilangnya keseimbangan lingkungan menjadi penyebab munculnya Tomcat di mana-mana. "Karena tempatnya sekarang banyak dipakai untuk perumahan. Makanya Tomcat menjadi keluar sarang dan menyebar di mana-mana," jelasnya. Pemkot, katanya, memberikan himbauan pada warga untuk menghindari penyebaran Tomcat. Cara yang dilakukan dengan mengurangi cahaya lampu ketika sore dan malam hari. selain itu pintu rumah harus ditutup untuk mencegah Tomcat masuk ke rumah. "Jangan membiasakan menjemur pakaian di luar rumah ketika malam hari. Tomcat paling suka ketika ada pakaian yang dibiarkan bergelantungan," jelasnya. Kalapun ada gigitan, lanjutnya, maka bekas gigitan itu harus dibasuh dengan sabun dan air. "Tomcat memang membawa racun, jadi harus dihilangkan," katanya. Kalau memang parah, maka pasien itu harus segera mendapat perawatan di puskesmas. "Ini cara untuk menghilangkan racun," tegasnya. SurabayaPagi.com |
| Posted: 19 Mar 2012 10:34 PM PDT Foto bugil jenny cortez lagi beredar foto bugil jenny cortez maknyus foto bugil Jenny cortez di pantai foto artis jenny cortez foto jenny cortez berbikini film jenny cortez berita hot jenny cortez photo jenny cortez web jenny cortez foto bugil jenny cortez kabar beredarnya foto syur artis kembali menyeruak. Kali ini foto telanjang dada bintang film Air Terjun Pengantin (2009), Jenny Cortez yang tersebar luas di internet. Kebenaran wajah Jenny yang terpampang di foto itu pun diakui oleh manajer Jenny, Ika Maulani. Meski membenarkan foto yang beredar itu adalah Jenny Cortez, tapi Ika belum mengetahui dengan pasti kapan dan di mana foto tersebut diabadikan. "Itu memang Jenny ya mukanya. Tapi aku sendiri belum dikasih tahu itu kapan, di mana dan kenapa bisa sampai begitu," ungkapnya saat dihubungi lewat ponsel. Ika menuturkan kalau Jenny yang sempat dijuluki bom sex baru Indonesia saat ini tengah stres berat. Bahkan artis berusia 24 tahun itu masih belum siap bicara dengan wartawan. "Sorry, Jenny belum mau ngomong. Stres banget dia kayaknya," jelasnya. Tak hanya kaget, bintang Pemburu Hantu The Movie itu pun sempat menangis begitu tau foto-foto pribadinya kembali tersebar luas. Menurut Ika, foto syur tersebut beredar berasal dari handphone Jenny yang hilang di mal Artha Gading, Jakarta, seminggu lalu. "Seminggu yang lalu, handphone-nya hilang di mal. Hilang di toilet. Pas aku telepon dan SMS kok tidak dibalas," paparnya. "Jenny malah bilang kalau di HPnya itu ada foto-foto mesra dengan pacarnya." Sebagai informasi, tidak hanya berperan seksi, perempuan kelahiran 8 Oktober 1987 itu pun tak segan-segan beradegan ranjang. Terhitung 3 dari 6 film yang dimainkannya, menampilkan dirinya dalam adegan ranjang. Jenny juga sempat menuai kontroversi saat foto ciumannya dengan aktor Boy Hamzah beredar di dunia maya. SuaraMerdeka.com |
| Posted: 19 Mar 2012 10:24 PM PDT Foto seksi jenny cortez kembali gan ini foto seksi jenny cortez beredar maknyus gan foto seksi jenny cortez menghiasi layar digital kita, kabar beredarnya foto syur artis kembali menyeruak. Kali ini foto telanjang dada bintang film Air Terjun Pengantin (2009), Jenny Cortez yang tersebar luas di internet. Kebenaran wajah Jenny yang terpampang di foto itu pun diakui oleh manajer Jenny, Ika Maulani. Meski membenarkan foto yang beredar itu adalah Jenny Cortez, tapi Ika belum mengetahui dengan pasti kapan dan di mana foto tersebut diabadikan. "Itu memang Jenny ya mukanya. Tapi aku sendiri belum dikasih tahu itu kapan, di mana dan kenapa bisa sampai begitu," ungkapnya saat dihubungi lewat ponsel. Ika menuturkan kalau Jenny yang sempat dijuluki bom sex baru Indonesia saat ini tengah stres berat. Bahkan artis berusia 24 tahun itu masih belum siap bicara dengan wartawan. "Sorry, Jenny belum mau ngomong. Stres banget dia kayaknya," jelasnya. Tak hanya kaget, bintang Pemburu Hantu The Movie itu pun sempat menangis begitu tau foto-foto pribadinya kembali tersebar luas. Menurut Ika, foto syur tersebut beredar berasal dari handphone Jenny yang hilang di mal Artha Gading, Jakarta, seminggu lalu. "Seminggu yang lalu, handphone-nya hilang di mal. Hilang di toilet. Pas aku telepon dan SMS kok tidak dibalas," paparnya. "Jenny malah bilang kalau di HPnya itu ada foto-foto mesra dengan pacarnya." Sebagai informasi, tidak hanya berperan seksi, perempuan kelahiran 8 Oktober 1987 itu pun tak segan-segan beradegan ranjang. Terhitung 3 dari 6 film yang dimainkannya, menampilkan dirinya dalam adegan ranjang. Jenny juga sempat menuai kontroversi saat foto ciumannya dengan aktor Boy Hamzah beredar di dunia maya. SuaraMerdeka.com |
| Pertolongan Pencegahan Racun Serangga Tomcat Posted: 19 Mar 2012 10:12 PM PDT Pertolongan pencegahan racun serangga tomcat jika sudah dan belum terkena bagaimana pertolongan dan pencegahan terjangkitnya racun serangga tomcat ini? Serangan serangga jenis Kumbang Rove sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Hanya saja, masyarakat yang kawasannya terjangkit toksin Serangga Tamocat harus waspada dan tahu langkah-langkah pertolongan pertama bila terkena toksin Tomcat. Kabid Pertanian dan Kehutanan Dinas Pertanian Kota Surabaya Ir Alexander S Siahaya mengimbau supaya masyarakat tidak panik dan cenderung gegabah bila terkena toksin Tomcat. Jangan karena takut dan kaget terus kemudian langsung memukul dan membunuh Tomcat saat menempel di kulit. "Cukup dikibas saja. Sebab, kalau Tomcat tersebut mati saat menempel di kulit, toksinnya juga ikut keluar. Itu yang menyebabkan luka merah yang gatal dan terasa panas," kata Alexander kepada detiksurabaya.com. Termasuk juga saat menjemur pakaian dan handuk di halaman rumah. Masyarakat diharap bisa sadar lingkungan. Hal ini supaya pakaian dan handuk yang diletakkan di luar ruangan tidak terjangkit toksin Serangga Tomcat. Jika sudah terlanjur terkena toksin, maka Alex menyarankan supaya masyarakat berinisiatif untuk membersihkan kulit dengan air dan sabun. Kalaupun toksin tersebut masih bereaksi padakulit, ada obat sejenis salep acyclovir 5% yang bisa digunakan untuk meringankan rasa gatal. "Kalau digaruk, rasa gatalnya bisa semakin menimbulkan panas," terang Alex. Toksin yang dikeluarkan Tomcat dikabarkan bisa menjadi racun yang sangat berbahaya untuk kulit manusia. Dari pemaparan korban-korban sengatan Tomcat, mereka mengalami luka memerah di kulit hampir seperti herpes. Luka itu kalau digaruk bisa semakin menyebar hingga ke seluruh bagian tubuh. Bahkan, luka memerah ini bisa menjadi sangat panas sekali bila terus digaruk. Kalaupun bisa disembuhkan, toksin TOmcat ini akan meninggalkan bekas luka yang menghitam di kulit. Hingga kini, Dinas Pertanian Kota Surabaya masih memeriksa apa kandungan toksin Tomcat. Alex mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas kandungan dan efek yang diberikan toksin Tomcat pada kulit manusia. Menurut wikipedia, sebenarnya Tomcat tidak mengigit ataupun menyengat. Tomcat akan mengeluarkan cairan toksin hemolimf otomatis bila bersentuhan atau berbenturan dengan kulit manusia. Gawatnya, Tomcat juga akan mengeluarkan cairan racunnya ini pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya. Pada jenis serangga tertentu, terdapat cairan yang diduga lebih kuat dari bisa ular kobra. Surabaya.Detik.com |
| Korban Serangan Serangga Tomcat Posted: 19 Mar 2012 10:01 PM PDT Korban serangan serangga tomcat wah berita korban serangan serangga tomcat udah ada sebanyak 48 korban tomcat terdata Dinas Kesehatan Kota Surabaya sudah ditangani secara medis. Mereka mengalami luka serupa, merah, menimbulkan gatal dan panas serta mirip herpes. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Dr Esty kepada detiksurabaya.com. Ia mengatakan, hingga semalam, jumlah korban yang terjangkit toksin Serangga Tomcat sudah sebanyak 48 jiwa. "Hingga malam tadi, jumlah korban yang terjangkit toksin Tomcat 48 orang," kata Dr Esty, Selasa 20 Maret 2012. Puluhan korban tersebut sudah diperiksa di 7 Puskesmas. Korban yang masing-masing berasal dari Puskesmas Keputih, Kenjeran, Mulyorejo, Pakis, Medokan Ayu, Pacar Keling dan Sidotopo Wetan beberapa sudah dinyatakan sembuh. Termasuk korban toksin Tomcat yang merupakan warga Apartemen Eastcoast sebanyak 12 orang. Yang belum sembuh hanya 3 orang. Sementara korban dari daerah lainnya, 11 orang sudah dinyatakan sembuh. Dari puluhan korban tersebut, beberapa diantaranya memang mengalami luka hingga melepuh. Hal itu merupakan reaksi dari alergi yang sudah memerah, panas sehingga melepuh juga. "Tapi, 11 orang sudah dinyatakan sembuh. Termasuk juga 9 warga Eastcoast," terangnya. Maka dari itu, untuk menghindari luka yang melepuh, Dr Esty menyarankan supaya warga tidak panik. Setidaknya, warga harus tahu bila cairan toksin yang dikeluarkan Tomcat adalah cairan mekanisme untuk pertahanan diri. "Kalau merasa terancam, Serangga Tomcat akan mengeluarkan cairan itu secara otomatis," tambahnya. Dan bila toksin Tomcat sudah menempel di kulit, bersihkan saja dengan air dan sabun. "Jangan digaruk agar lukanya tidak melebar," pungkasnya. Surabay.Detik.com |
| You are subscribed to email updates from Berbagi ilmu To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Demikian artikel tentang Belajar SEO ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Belajar SEO ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

