Belajar SEO |
- Cina Benteng Jakarta
- Piramida Di Indonesia
- Perang Sipil Libya
- Polemik DIY
- Polemik Yogyakarta
- Sidang DPR Dengan PSSI
- Polemik PSSI
| Posted: 01 Mar 2011 02:57 AM PST Cina benteng Jakarta warga cina benteng Jakarta kata foke cina benteng Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, meminta tidak ada lagi tindakan diskriminasi bagi warga keturunan Tionghoa di Jakarta. Pasalnya, sebagai etnis yang sudah lama beranak-pinak di Jakarta dan melakukan pembauran dengan orang pribumi, warga keturunan Tionghoa memang sudah tidak dapat dipisahkan lagi dengan entitas budaya dan masyarakat Indonesia. "Warga keturunan Tionghoa termasuk Cibeng (Cina Benteng) merupakan warga Jakarta. Keberadaan etnis Tionghoa tidak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia. Jadi sudah selayaknya tidak ada ada diskriminasi. Semua buat saya warga Jakarta sama untuk mendapatkan hak dan melakukan kewajibannya," kata Gubernur, saat perayaan Imlek bersama warga keturunan Tionghoa di Kampung Belakang, RW 04, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Menurut pria yang akrab disapa Foke itu, warga keturunan Tionghoa tidak berbeda dengan warga Jakarta yang lain. Terlebih, lanjut dia, mereka juga telah diperlakukan sama dalam identitas diri mereka sebagai warga Jakarta. "Jadi Saya ingin melihat warga Jakarta ini dalam satu konteks keseluruhan, tanpa kecuali dan tanpa diskriminasi. Itu memang adalah tujuan dari tata kelola pemerintahan yang baik yang saya pimpin," katanya, dikutip beritajakarta.com. Foke menambahkan, adanya proses pembauran dengan masyarakat lingkungan setempat ditambah tingkat pendidikan yang semakin maju, dari tahun ke tahun membuat tingkat kesejahteraan warga Cibeng di Kelurahan Kamal sudah semakin meningkat. "Terutama sejak mereka memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Dengan dokumen kependudukan seperti KTP, akta kelahiran, kartu keluarga (KK) dan lain-lain, kini warga Cibeng mudah mendapatkan pekerjaan." *#BeritaJakarta (Cina benteng Jakarta) |
| Posted: 01 Mar 2011 12:15 AM PST Piramida di Indonesia benarkah ada piramida di Indonesia riset penelitian piramida di Indonesia - Cerita soal penemuan bukit berstruktur piramida ini rupanya telah sampai pula ke Istana Presiden. Seorang pejabat di lingkaran presiden, kepada VIVAnews mengaku telah dilaporkan ihwal riset itu. Untuk keterangan soal ini, dia minta tak disebutkan namanya, menimbang riset yang belum rampung. "Ya, saya sudah lihat analisis geolistrik dan georadar-nya. Saya menyaksikannya dalam bentuk tiga dimensi. Menakjubkan, dan masih misterius. Tim riset itu dipimpin oleh para geolog terpercaya," ujar si pejabat itu lagi, Rabu pekan lalu. Tapi, pejabat itu tak mau menjelaskan detil penemuan. Sang geolog, ujarnya, belum mau diungkapkan ke publik. "Masih didalami oleh tim riset mereka, tetapi dari hasil yang ada, memang mencengangkan," ujarnya. Dia melukiskan, dari hasil geolisitrik tampak struktur berbentuk piramida di dalam bukit itu. Ada undak-undakan, mirip tangga menuju puncak piramida. Di bagian dasar, ada semacam pintu, dan tampak juga sesuatu yang mirip lorong di dalamnya. Dia menambahkan, para ahli itu percaya ada semacam struktur geologis tak biasa di dalam gunung menyerupai piramida itu. Para ahli geologi itu, kata si pejabat istana, mempertaruhkan kredibilitas keilmuan mereka. "Kita tunggu saja. Kalau riset dan pembuktian ilmiah sudah lengkap, pasti akan dibuka ke masyarakat". Mungkin inilah masa penantian yang cukup menegangkan. Adakah bukit piramida ini sekadar dongeng ala piramida Bosnia yang berulang, atau memang suatu pengungkapan gemilang tentang adanya suatu peradaban besar di Nusantara yang belum pernah terungkap? *#Vivanews (Piramida di Indonesia) |
| Posted: 28 Feb 2011 09:41 PM PST Perang sipil Libya berikut inilah perang sipil Libya berita perang sipil Libya - Pemimpin Libya, Muammar Qadhafi, mengobarkan perang sipil. Kemarin, dalam pidatonya di televisi, penguasa berumur 68 tahun itu bersumpah tak akan pernah meninggalkan Libya. "Saya seorang pejuang, seorang revolusioner!" kata pemimpin yang berkuasa selama 41 tahun ini dengan mimik wajah emosional. "Saya bersedia mati syahid!" Pidato pemimpin berwajah gahar ini disambut sukacita para pendukungnya di Tripoli. Pemimpin yang setia dengan pangkat kolonel ini mengaku belum sepenuhnya memakai kekuatan militer untuk memberangus para pengunjuk rasa. "Belum satu peluru pun ditembakkan," katanya. "Kalau saya berkehendak, semua akan luluh-lantak!" Pada akhir pidatonya, Qadhafi memerintahkan para pendukungnya membentuk laskar-laskar rakyat dan memakai pita hijau. "Kalian, lelaki dan perempuan, tinggalkan rumah kalian dan ramaikan jalanan," ujarnya, seraya mewanti-wanti bahwa rakyat dan kaum revolusioner akan mengawal Libya. "Mulai besok, polisi akan ditarik. Pergilah dan perangi mereka!" Bukan hanya itu. Mengutip sejumlah sumber, majalah Time mewartakan bahwa Qadhafi memerintahkan tentara meledakkan kilang-kilang minyak. "Pesannya jelas, dukung saya atau chaos!" kata sumber tersebut seperti dikutip Time. Masih menurut majalah itu, ada sekitar 5.000 tentara di belakang Qadhafi. Adapun para penentangnya, yang kini menguasai kota kedua terbesar setelah Tripoli, Benghazi, mencaci-maki pidato Qadhafi. Mereka melemparkan sepatu ke layar televisi. "Dasar pembohong," ujar para pemrotes. Pidato itu juga diprotes sejumlah pemimpin dunia. "Ini bukan pidato seorang pemimpin melainkan diktator yang lepas kendali," kata Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd. Kanselir Jerman Angela Merkel menyebut pidato itu sungguh mengerikan. "Seorang pemimpin veteran menyatakan perang kepada rakyatnya sendiri," kata Merkel, seraya mendesak dikeluarkannya sanksi. "Sungguh tak bisa diterima," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengimbau agar konflik itu bisa diselesaikan secara damai. "Kita sangat prihatin melihat adanya kekerasan," ujarnya. Sejauh ini masih belum jelas berapa korban yang jatuh. Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini memperkirakan lebih dari seribu orang telah tewas. *#Tempo (Perang sipil Libya) |
| Posted: 28 Feb 2011 09:02 PM PST Polemik Diy berikut inilah Polemik Diy - Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Komisi II DPR pun meminta masukan ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra terkait proses penetapan kepala daerah di DIY. Menurut Yusril Ihza Mahendra yang paling pas untuk RUUK DIY adalah kompromi. "Jangan terlalu kaku menggunakan kententuan pasal 18 ayat 4 UUD 1945 tentang istilah Gubernur, Bupati, Wali kota, yang harus dipilih secara demokratis, " kata Yusril di gedung DPR Senayan, Jakarta. Oleh karena itu, menurut Yusril ketentuan dari pasal 18b UUD 1945 memberikan kemungkinan bagi daerah-daerah yang diakui secara khusus dan istimewa harus diatur secara tersendiri. "Cuma kalau Yogyakarta itu, kembali ke ketentuan Undang-Undang nomor 3 tahun 1950 tidak disebut provinsi tapi DIY tidak disebut gubernur tapi kepala daerah DIY. Maka keharusan Gubernur untuk dipilih tidak ada," kata mantan Menteri Hukum dan HAM itu. Dijelaskannya, penyelesaian adalah Sultan, siapapun sultannya dan Pakualam maka otomatis akan menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. "Daerah Istimewa Yogyakarta tentu ditetapkan oleh DPRD dan diputuskan oleh Presiden," kata Yusril. Tapi konsekuensi yang harus diterima Sultan yang menjadi Kepala daerah itu adalah dia tak boleh berpartai. "Sultan tidak boleh berpartai kalau memang konsep yang saya sampaikan bahwa kepala daerah ditetapkan ini diakui dan diterima. Siapapun yang jadi Sultan otomatis menjadi kepala daerah DIY," katanya. *#Okezone (Polemik Diy) |
| Posted: 28 Feb 2011 08:56 PM PST Polemik Yogyakarta - Polemik tentang keistimewaan Yogyakarta masih menjadi sorotan publik. Berbagai aksi penolakan pun ramai digelar masyarakat Yogya. Anggota Petisi 28 Adhi Massardi menilai bahwa polemik keistimewaan Yogyakarta akan memicu keirian dari berbagai daerah. "Ini akan memicu dari daerah lain yang memiliki kerajaan untuk mendapatkan keistimewaan. Contohnya seperti NAD, Papua dan lainnya,"paparnya kepada okezone, Senin (20/12/2010). Ia menambahkan bahwa hal ini nantinya akan dimanfaatkan oleh pihak asing."Dengan kecilnya kekuasaan, seperti Papua atau NAD, maka berbagai deal akan mudah dicapai,"sambungnya. Sebelumnya Adhi mengatakan bahwa kesultan Yogyakarta masih tercatat dokumennya di Mahkamah Internasional di Belanda. Dan menduga jika di mahkamah Internasional akan menang. "Contoh di Hongkong sudah 100 tahun, Cina mengajukkan ke Mahkamah Internasional menuntut Inggris.Dan buktinya Hongkong kembali ke Cina,"tutupnya. *#Okezone. Transkrip Penjelasan Presiden terkait Polemik Yogyakarta : Assalamualaikum, Salam sejahtera untuk kita semua. Saudara-saudara yang saya cintai dan saya banggakan, dengan terlebih dahulu memohon ridho Allah SWT pada siang hari ini ini saya akan menyampaikan penjelasan tentang proses dan substansi RUU tentang Keistimewaan DIY. Penjelasan ini sebagai bagian dari komunikasi saya dengan rakyat Indonesia termasuk saudara-saudara kita yang ada di DIY. Beberapa hari terakhir ini saya mendengar berbagai pendapat, komentar dan masukan dari masayaarakat luas tentang isu RUUK DIY. Baik yang langsung saya terima melalui sms, ataupun telpon maupun yang saya ikuti dari media massa baik yang datang dari kalangan masayaarakat DIY maupun dari saudara-saudara kita dari berbagai pelosok Tanah Air baik yang masih relevan dan berkait langsung dengan materi dari RUU itu maupun yang saya rasakan sudah memasuki wilayah politik praktis dan sesungguhnya tidak berkait langsung dengan substansi pokok. Kalau saya teruskan, masukan, komentar, dan rekomendasi itu banyak yang disampaikan secara rasional maupun juga ada yang bernada emosional. Dan baik itu itu yang datang dari berbagai kalangan, katakanlah dari masyarakat luas yang pro atau yang berpandangan sebaiknya posisi gubernur dan wagub itu ditetapkan saja, otomatis ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur, maupun saudara-saudara kita yang berpendapat berbeda, sebaiknya itu dilaksanakan pemilihan secara demokratis. Meskipun sesungguhnya kalau kita bicara Keistimewaan DIY tidak boleh direduksi hanya seputar posisi dan kekuasan Gubernur dan wagub DIY. Saudara-saudara Kalau saya ikuti perdebatan atau diskursus yang terjadi baik itu dari kalangan akademisi, pengamat, politisi, dan bahkan juga masyarakat luas, itu menyusul penjelasan saya dalam sidang kabinet bidang polhukukam tanggal 26 November yang lalu. Sebagai biasanya Saudara tahu dalam sidang kabinet saya selalu berikan pengantar dan diakhir sidang kabinet saya ambil keputusan yang perlu saya ambil. Setelah saya ikuti, Saudara-saudara, apa yang diramaikan baik itu di media massa maupun elektronik , selama ini ada yang memang sesuai dengan apa yang sesuai dengan yang saya sampaikan pada tanggal 26 November itu. Tapi saya rasakan ada pula yang bergeser atau di geser ke sisi lain, bahkan seolah-olah ada konflik pribadi antara saya dan Pak Sultan, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY. Untuk itu saya pandang perlu untuk sampaikan kembali kepada rakyat Indonesia apa yang sesungguhnya saya sampaikan pada pengantar sidang kabinet saat itu. Pengantar saya sesungguhnya cukup singkat karena RUU sendiri itu masih dalam tahap penggodokan dan pematangan sebelum kita nantinya serahkan ke DPR untuk dibahas bersama. Kata-kata saya waktu itu adalah sebagai berikut: Kita juga akan mendengarkan nanti RUU tentang keistimewaan DIY. INI juga penting utk kita segera proses bersama DPR dan kehadiran satu UU yang tepat sungguh diperlukan Berkali-kali saya menyampaikan posisi dasar pemerintah berkaitan dgn UU tg keistimewaan DIY atau tentang Pemda DIY terutama pertama pilarnya adalah sistem nasional yakni NKRI yang dalam UUD telah diatur dengan gamblang termasuk dalam Pasal 18. Yang kedua, juga harus sungguh dipahami keistimewaan DIY itu sendiri berkaitan dengan bentangan sejarah dari aspek-aspek lain yang memang harus kita perlakukan secara khusus sebagaimana pula yang diatur dalam UUD kita yang harus nampak dalam struktur pemerintahan keistimewaan itu. Namun, yang ketiga negara kita adalah negara hukum dan negara demokrasi. Oleh karena itu nilai-nilai demokrasi, democratic values tidak boleh diabaikan karena tentu tidak mungkin ada sistem monarki yang bertabrakan dengan, baik konstitusi maupun nilai-nilai demokrasi. Saya yakin akan bisa kita temukan satu pranata yang tiga-tiganya bisa dihadirkan. Sistem nasional atau keutuhan NKRI, keistimewaan yang harus kita hormati kita junjung tinggi di Yogyakarta, dan implementasi nilai-nilai demokrasi untuk negeri kita, yang itupun sesungguhnya secara implisit juga terkandung dalam UUD 45. Waktu itu, saya belum mengatakan apakah gubernur DIY mesti dpilih secara demokratis atau otomatis ditetapkan sebagaiamana yang diperdebatkan dengan hangat saat ini. Sekali lagi saya persilahkan kepada masyarakat luas untuk memeriksa, mendengarkan kembali, kalau yang punya rekaman, pernyataan saya pada tanggal 26 November itu di depan sidang kabinet. Saudara-Saudara, ini kesempatan yang baik bagi saya setelah beberapa hari terakhir saya mendengarkan banyak hal termasuk komentar dari yang hangat atau panas yang mengait pada posisi politik praktis dan bahkan masuk ke saya, seolah-olah Presiden SBY mengahalang-halangi Pak Sultan untuk menjadi gubernur lima tahun berikutnya lagi setelah masa perpanjangan beliau selesai pada bulan Oktober 2011 mendatang. Kalau menyimak statemen seperti ini nampaknya ada pencampur adukkan antara fakta dan perkiraan dan antara sisi politik praktis dengan upaya mencari tatanan daerah DIY yang memang bersifat istimewa. Kalau dari sisi politik praktis, tolong dicatat tebal tebal oleh saudara oleh insan pers, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan di republik ini, saya berpendapat bahwa untuk posisi kepimimpinan dan gubernur DIY lima tahun yang paling tepat mendatang tetap Sultan HB X. Ini posisi saya sebagai Presiden. Dan dalam kapasitas saya yang lain, saya meminjam tempat pada forum lain, sebagai ketua dewan pembina sebuah parpol tentu saya akan mengalirkan sebagai pandangan garis politik yang saya bina. Jadi tolong betul-betul dipisahkan apa yang sedang saya pimpin ini dari sisi politik praktis dari sekarang yang diangkat-angkat sebagai ketidak cocokan saya dan Sultan.*#MediaIndonesia |
| Posted: 28 Feb 2011 08:41 PM PST Sidang DPR dengan PSSI - Setelah mengundang Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Senin 28 Februari kemarin, kini giliran PSSI dan Liga Primer Indonesia yang diundang oleh Komisi X DPR. Jika PSSI diundang pukul 10.00 WIB, pengurus LPI diundang siang harinya. "Jadi tidak bersamaan," kata Wakil Ketua Komus isi X Heri Akhmadi ketika dihubungi VIVAnews, 1 Maret 2011. Komisi X membidangi pengawasan terhadap sektor olahraga, dan merupakan mitra langsung Mennegpora. DPR, kata Heri, ingin mengetahui seluk-beluk persoalan PSSI secara utuh, sebelum memberikan sikap," kata Heri. "Kami ingin tahu posisi PSSI seperti apa. Kami ingin tahu apa yang menjadi keinginan semua pihak, karena pada dasarnya DPR menyerap aspirasi masyarakat tanpa kecuali," jelas Heri. Menurutnya, sejumlah poin dalam rapat dengan Mennegpora kemarin perlu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait, terutama PSSI. Komisi X berharap ada titik temu antara berbagai pihak yang terlibat konflik. "Secara khusus, kami juga mendesak pemerintah mengambil peran aktif dalam menyelesaikan kemelut sepakbola nasional," ujar Heri. Komisi X juga meminta pemerintah memaksimalkan fungsi moderasinya. "Ini demi kemajuan sepakbola nasional," imbuh politisi PDIP itu. Ia menekankan, poin penting yang akan ditanyakan Komisi X kepada PSSI dalam rapat pukul 10.00 pagi ini adalah tentang beda penafsiran statuta FIFA. Dalam rapat antara DPR dan Mennegpora kemarin, dihasilkan sejumlah rekomendasi terkait kisruh yang melanda PSSI. Pertama, pemerintah didesak bersikap bijaksana dan tegas dalam menerapkan kebijakan sistem olahraga nasional tanpa harus mengorbankan kepentingan nasional. Kedua, pemerintah didesak memerintahkan KONI untuk melakukan komunikasi secepatnya dengan PSSI guna menyelesaikan permasalahan terkait Kongres PSSI. Ketiga, pemerintah didesak melakukan komunikasi secepatnya dengan FIFA untuk mengklarifikasi statuta PSSI, sekaligus menjelaskan posisi pemerintah dan persoalan organisasi PSSI. Mennegpora sendiri kemarin menyatakan siap menjelaskan kemelut sepakbola nasional ke FIFA, terkait tudingan campur tangan pemerintah terhadap PSSI. Hari ini juga, FIFA akan membahas kemelut PSSI dalam Sidang Komite Asosiasi FIFA di Zurich, Swiss. Secara umum, sidang FIFA ini membahas berbagai masalah yang dialami anggota FIFA di seluruh dunia. Kemelut PSSI masuk ke dalam agenda sidang, setelah Komite Banding menganulir seluruh kandidat Ketua Umum PSSI yang ditetapkan oleh Komite Pemilihan. Rapat Komite Eksekutif PSSI pun memutuskan menyerahkan permasalahan ini kepada FIFA |
| Posted: 28 Feb 2011 08:01 PM PST Polemik PSSI - Munculnya polemik antara PSSI dan Liga Primer Indonesia (LPI) membuat banyak klub merasa bingung. Salah satu klub tersebut adalah Persibo Bojonegoro. Melalui manajernya, Persibo mengaku risau dengan situasi yang terjadi belakangan ini. Seperti dilansir Berita Jatim, manajer tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini, Letkol Inf Taufiq Risnendar, menyatakan bahwa apa yang ditawarkan oleh tim perumus LPI sangat bagus demi kemajuan sepak bola nasional dan masa depan klub di Indonesia. Namun, penolakan dari PSSI melalui Nurdin Halid, membuat semuanya semakin tidak menentu. "Seharusnya, semuanya tidak harus saling ngotot dan bersikeras," kata Taufiq. Menurut Taufiq seharusnya antara penggagas LPI dan PSSI bisa saling berkolaborasi untuk kemajuan sepak bola nasional."Kalau saat ini, lebih terkesan saling ngotot dan ingin menang sendiri," sambungnya keras. Dikatakan, jika sebagai petinggi klub yang sudah bercokol di kompetisi tertinggi di Indonesia, Indonesia Super League (ISL), pihaknya ingin benar-benar ada kompetisi yang sehat dan benar-benar memajukan sepak bola di Indonesia. "Kami minta, ego pribadi atau perseorangan ditanggalkan terlebih dahulu. Kita bersama memikirkan sepak bola," tandas Taufiq. *#Berita jatim |
| You are subscribed to email updates from Belajar SEO To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Demikian artikel tentang Belajar SEO ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Belajar SEO ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

