Belajar SEO |
- Satpam VS Suster Ngesot
- Mega Tri Pratiwi
- Suster Ngesot Dan Satpam
- Pasang Iklan Kadri Blog
- Suster Ngesot Ditendang
| Posted: 12 Dec 2011 05:32 PM PST Satpam VS suster ngesot kasian juga satpam VS suster ngesot ini yang si satpam shock yang si suster bengkak dan lebam. Kejadian satpam VS suster ngesot mungkin terjadi secara tidak sengaja, ntahlah hanya mereka yang tau kejadian sebenar nya, namun jelas nya tendangan maut si satpam membuat wajah Mega Tri Pratiwi lebam, dan gigi bagian bawahnya patah. Seperti laporan detik bandung berikut ini, satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit, Sunarya, dikabarkan shock setelah refleks menendang 'Suster Ngesot' yang diperankan Mega Tri Pratiwi (20). Sunarya tak menyangka insiden tersebut muncul menjadi pemberitaan di sejumlah media massa. "Kondisi sekarang shock. Sementara kami izinkan dia untuk istirahat. Ya, karena (kejadiannya) masuk koran," ungkap Director PR and Communications Group Bird Management (Apartemen Galeri Ciumbuleuit) Ossie Himawan, saat dikonfirmasi wartawan di Galeri Ciumbuleuit, Jalan Ciumbuleuit, Senin 12/11/2011. Ucapan itu disampaikan Ossie saat sejumlah wartawan meminta izin untuk bisa meminta penjelasan dari mulut Sunarya langsung. Ossie pun meminta pengertian jurnalis agar mengerti kondisi psikologis yang dihadapi satpam dua anak tersebut. "Mohon pengertiannya ya," pinta Ossie. Ia menuturkan, Sunarya sudah bekerja menjadi petugas sekuriti Apartemen Ciumbuleuit selama empat tahun. Jumlah sekuriti yang bertugas di tempat ini totalnya 24 orang yang terbagi sesuai shift. Dalam berita sebelumnya, Mega beraksi ala suster ngesot untuk menakuti temannya yang sedang berulang tahun bernama Fitra, Sabtu dini hari (10/12/2011). Mereka menginap di Apartemen Galeri Ciumbuleuit Mega dan empat temannya menunggu Fitra dan 3 teman lainnya yang sedang makan. Usai makan, mereka pun naik ke kamar melalui lift. Mega pun menunggu sendiri di depan lift sambil berpose ala suster ngesot sementara empat teman lainnya menunggu. Di dalam lift, tak hanya Fitra dan 3 temannya saja, ada juga satpam dan seorang pegawai Apartemen Galeri Ciumbeluit lainnya. Ketika pintu terbuka, tiba-tiba satpam yang posisinya di bagian belakang penumpang lift langsung maju dan menendang Mega hingga harus dibawa ke rumah sakit. Tidak terima dengan tindakan satpam, orangtua Mega yang mengaku pengusaha batubara di Kalimantan itu melaporkan satpam ke polisi dengan aduan penganiayaan. Bandung.Detik.com This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Posted: 12 Dec 2011 05:49 AM PST Mega Tri Pratiwi jadi suster ngesot Mega Tri Pratiwi ditendang satpam, apes banget nasib Mega Tri Pratiwi ini pengen jailin temen dan ngasih surprise buat temen malah dapet tendangan dari satpam, Niat Mega Tri Pratiwi (20) ingin memberikan kejutan kepada sahabatnya yang sedang berulang tahun, sirna sudah. Bahkan, keinginan dia untuk membahagiakan temannya itu, berujung duka pada dirinya. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 10/12 pukul 2.30 WIB. Tepatnya di lantai 17 apartemen Galeri Ciumbuleuit, Kota Bandung. Ketika itu, Mega bersama lima orang temannya sedang berada di dalam lift. Namun, saat keluar lift, wajah Mega ditendang oleh seorang satpam. "Saya mau kasih kejutan ke teman saya, tetapi saat keluar pintu lift, wajah saya ditendang oleh satpam," ucapnya ketika ditemui "PRLM" di Rumah Sakit International Santosa, Kota Bandung, Minggu 11/12. Mega pun mengaku terheran sekaligus terkejut dengan kejadian itu. Pasalnya satpam tersebut secara tiba-tiba menendang wajahnya. Dia pun heran dengan tindakan tersebut. Karena, diakui Mega, satpam yang melakukan tindakan tersebut mengenali dia. Pasalnya, Mega sudah lama tinggal juga di apartemen itu. Dari kejadian itu, Mega yang kini kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta jurusan desain di Jakarta mengalami luka lebam di wajah, serta patah gigi depan bagian bawahnya. Sementara itu, ayah Mega, Mega Dzabir membenarkan apabila anaknya itu memilih upaya hukum terkait insiden tersebut. Sementara itu, Ossie Himawah selaku Direktur PR dan Communication Galeri Ciumbuleuit, membenarkan kejadian itu. Dan, memiliki rekaman CCTV terkait insiden penendangan tersebut. "Dia itu penghuni lantai 22, dan kejadian terjadi pada malam hari. Ketika petugas sekuriti yang bernama Sunarya sedang melakukan pemeriksaan rutin pada malam hari, namun dia terkejut ketika melihat perempuan memakai baju putih dan rambut panjang hitam seperti kuntilanak. Karena kaget, dia langsung menendang dan lari," ucapnya. Pikiran-Rakyat.com This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Posted: 12 Dec 2011 05:20 AM PST Suster ngesot dan satpam sekarang lagi berseteru suster ngesot dan satpam ini bukan nya mahluk gaib lho tapi mahkluk nyata, dan ini benar-benar kejadian langka yang sekarang lagi marak diberitakan dimedia masa, apalagi di internet ini, heboh banget, ya sudah simak saja berita dari detik bandung ini. Kriminolog Universitas Padjadjaran Yesmil Anwar menilai reaksi satpam Apartemen Galeri Ciumbuleuit terhadap aksi 'suster ngesot' Mega Tri Pratiwi (20) dinilai wajar. Malah menurutnya satpam bisa saja melaporkan balik Mega karena telah mengganggu ketertiban umum. Namun ia menyarankan kasus ini berakhir damai. "Kita lihat fungsi satpam, dia kan mengamankan. Kalau ada yang sesuatu dianggap mengganggu keamanan, ya pasti ada langkah-langkah yang dia ambil. Nah kalau lihat situasinya, ya wajar lah satpam kaget dan bereaksi. Cuma memang yang mesti ditatar ya reaksinya itu, kok terlalu keras (nendangnya-red). Tapi ya mungkin karena saking kaget sehingga refleks," ujar Yesmil saat dihubungi detikbandung melalui telepon, Senin 12/12/2011. Namun menurut Yesmil, pihak Mega juga bisa melaporkan aksi satpam itu. Karena dua-duanya punya alibi untuk melapor, Yesmil berharap pihak kepolisian harus objektif melihat kasus ini. "Polisi jangan cepat ambil kesimpulan. Perlu ada olah TKP. Di sana juga ada saksi kan, nah bisa ditanya. Tapi biasanya kalau seperti ini, polisi menyarankan mediasi. Saya juga sarankan sih seperti itu, mending damai saja. Kasihan lagi tuh satpam," tutur Yesmil. Dalam berita sebelumnya, Mega beraksi ala suster ngesot untuk menakuti temannya yang sedang berulang tahun bernama Fitra, Sabtu dini hari 10/12/2011. Mereka menginap di Apartemen Galeri Ciumbuleuit Mega dan empat temannya menunggu Fitra dan 3 teman lainnya yang sedang makan. Usai makan, mereka pun naik ke kamar melalui lift. Mega pun menunggu sendiri di depan lift sambil berpose ala suster ngesot sementara empat teman lainnya menunggu. Di dalam lift, tak hanya Fitra dan 3 temannya saja, ada juga satpam dan seorang pegawai Apartemen Galeri Ciumbeluit lainnya. Ketika pintu terbuka, tiba-tiba satpam yang posisinya di bagian belakang penumpang lift langsung maju dan menendang Mega hingga harus dibawa ke rumah sakit. Tidak terima dengan tindakan satpam, orangtua Mega yang mengaku pengusaha batubara di Kalimantan itu melaporkan satpam ke polisi dengan aduan penganiayaan. (ern/ern) Bandung.Detik.com This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Posted: 12 Dec 2011 05:10 AM PST Pasang iklan kadri blog bagi yang ingin memasang iklan di Kadri Blog ini silahkan kontak sms ke 0856 25 44 0 42, mau banner iklan atau teks link silahkan, untuk tarif silahkan lihat daftar di bawah ini! Untuk kunjungan lebih dari 500.000 penayangan setiap bulan, dan tidak ada artikel lain yang dapat dilihat oleh pengunjung selain iklan Anda ^_^, tinggal kreatifitas iklan anda. Selamat Mencoba. Banner 728x90 di float bawah rp. 800.000 perbulan Banner 728x90 di top rp. 700.000 perbulan Banner 728x90 di bawah rp. 600.000 perbulan Banner 120x600 samping float kiri 500.000 perbulan Banner 120x600 samping float kanan 500.000 perbulan Banner 468x60 di bawah postingan rp 400.000 perbulan Text link, 200 ribu perbulan di samping, maks lima kata. Pembayaran bisa, BCA, BNI, Mandiri Bagi yang berminat silahkan sms ya, terima kasih, semoga bermanfaat. This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| Posted: 12 Dec 2011 02:48 AM PST Suster ngesot ditendang satpam suster ngesot ditendang apes nasib suster ngesot akhirnya suster ngesot ditendang satpam, setelah selama ini wara wiri jalan kesana kemari menakuti para yang takut hatinya, kini si suster kena batu nya, seorang satpam gagah berani menendang si suster ngesot tersebut. Namun aneh nya suster gentanyan nggak di rumah sakit seperti halnya yang selama ini kita dengar namun ini kejadian nyata dan benar-benar langka, yang pastinya bikin ngeri bagi yang mengalami nya dan bikin ngakak bagi yang melihatnya. Bagaimana nggak ngakak, gigi suster dan wajahnya sampe lebam, ditentang satpam, oke agar gue nggak beropini terlalu jauh sebaiknya agan-agan simak, berita dari detik bandung ini, tendangan satpam kepada Mega yang berdandan ala 'Suster Ngesot' itu semata-mata refleks. Hal itu diungkapkan Director PR and Communication Group Bird Management (Apartemen Galeri Ciumbuleuit), Ossie Himawan, saat dihubungi wartawan via ponsel, Minggu 11/12/2011. Ia menjelaskan, sudah jadi prosedur sekuriti di Apartemen Galeri Ciumbuleuit untuk melakukan kontrol ke setiap lantai pada waktu-waktu tertentu. "Jadi kejadiannya seperti ini, sekutriti kami bersama seorang housekeeping, melakukan inspeksi setiap beberapa jam ke setiap lantai. Itu adalah prosedur pengecekan setiap lantai yang dilakukan sekuriti kami. Saat itu sekuriti kami mau turun di lantai 17, lalu mendapati ada 'Suster Ngesot' di depan pintu lift," ujar Ossie. Ossie menggambarkan, Mega yang menjadi 'Suster Ngesot' itu duduk di lantai mengenakan pakaian putih dan rambut terurai menutupi muka. "Coba bayangkan orang normal menemukan ada yang seperti itu pada tengah malam. Refleksnya akan bermacam-macam. Kalau orang tua yang jantungan mungkin sudah copot jantungnya. Atau kalau anak kecil sudah jerit-jerit menangis," katanya. Begitu pula dengan satpam yang bereaksi dengan menendang suster ngesot tersebut. Ossie pun menegaskan, tidak ada niat atau maksud menganiaya dalam kejadian tersebut. "Sekuriti sifatnya menjaga, mengawasi dan monitor yang ada di apartemen. Dia refleks, ditendang langsung sama dia. Itu bukan penganiayaan tapi sikap refleks sekuriti yang tugasnya menjaga kondisi pada tengah malam supaya situasi aman," tuturnya. Aksi berdandan ala 'Suster Ngesot' yang diperagakan Mega Tri Pratiwi mesti berakhir di RS Santosa Hospital, Kota Bandung. Mahasiswi tersebut mengalami luka di pelipis kiri dan satu gigi bawahnya patah setelah ditendang seorang satpam Apartemen Ciumbuleuit, Sunarya, pada Sabtu 10/11/2011, sekitar pukul 02.30 WIB, di lantai 17 apartemen tersebut. Kejadian itu bermula saat Mega berniat membuat kejutan kepada seorang rekannya yakni Fitra Mahaly yang Sabtu 10/12/2011 berulang tahun ke-18. Mega dan Fitra bersama sejumlah teman mainnya berada di apartemen yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit itu sejak Jumat 9/12/2011 untuk mengisi liburan di Kota Bandung. Bandung.Detik.com This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now |
| You are subscribed to email updates from Berbagi ilmu To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Demikian artikel tentang Belajar SEO ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Belajar SEO ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

