Big Bird Premium Bus |
- Big Bird Premium Bus
- Blog Seks Malaysia Dan Singapura
- Intenet Paling Lambat di Dunia
- Criticube.com Gabungan Twitter Dan Wikipedia
| Posted: 28 Oct 2012 08:04 AM PDT Blue Bird Group meluncurkan Big Bird Premium Bus, bus mini beraura mewah, lengkap dengan fasilitas eksklusif, hari ini (19/10) di Hotel Novotel, Bogor. Dengan kapasitas 12 tempat duduk, kendaraan berbasis Mitsubishi Fuso FE-Series ini siap memanjakan penumpang yang ingin mendapatkan kenyamanan kelas satu selama perjalanan. Noni Purnomo, Vice President Bussines Development Blue Bird Group, mengatakan bahwa hadirnya Big Bird Premium Bus akan menambah variasi dan pilihan untuk bepergian menggunakan bus. "Premium bus ini kami luncurkan berdasarkan permintaan. Selama ini, pelanggan yang biasanya sewa Alphard hanya untuk grup kecil, sedangkan untuk kelompok lebih besar membutuhkan bus dengan daya muat lebih banyak," ungkapnya. Big Bird Premium Bus adalah produk yang dikembangkan dari lini usaha bus carter Big Bird, yang menjadi mitra sejumlah sekolah internasional, antara lain Jakarta International School, British International School, hingga Jakarta Japanese School. Untuk sementara, baru ada dua bus yang siap melayani dan akan bertambah seiring semakin banyaknya peminat. Pemasaran dititikberatkan di dua wilayah, Jakarta dan Bali. "Jakarta dulu kami coba. Setelah itu, dalam waktu dekat di Bali. Banyak yang membutuhkan bus premium untuk grup pariwisata. Kami juga sedang mempertimbangkan untuk mengoperasikannya di Bandung dan Surabaya," beber Noni. Jika ingin merasakan nikmatnya bus ini, siapkan dana Rp 4 juta per hari. Kalau digunakan lebih dari sehari, maka akan mendapatkan diskon khusus. Misalnya, untuk dua hari, sewa setiap harinya menjadi Rp 3,5 juta. Selain menyediakan fasilitas kelas satu, pengemudinya juga andal dan bersahabat. Mereka dipilih secara ketat untuk memberikan layanan terbaik kepada penumpang selama perjalanan. Selain mikrobus, Blue Bird Group juga akan memperkenalkan bus premium yang lebih besar pada akhir tahun ini. Agus Sulistiyono, General Manager Blue Bird Group Pool Ciputat, menyatakan bahwa satu bus dalam tahap persiapan untuk beroperasi pada Desember. "Basic-nya Mercedes-Benz OH 1626 dengan sasis panjang. Alhasil, ruang di dalam sangat lega!" ungkapnya. |
| Blog Seks Malaysia Dan Singapura Posted: 28 Oct 2012 08:00 AM PDT Pasangan muda Malaysia telah menimbulkan kehebohan di Malaysia dan Singapura setelah mereka membuat blog seksual yang eksplisit, terang-terangan. Aksi mereka ini menimbulkan reaksi keras berkaitan dengan nilai-nilai konservatif di kedua negara tersebut. Sebagaimana dilaporkan kantor berita AFP, Jumat (19/10/2012), Alvin Tan (24), seorang mahasiswa hukum pada National University of Singapore (NUS), dan pacarnya asal Malaysia, Vivian Lee (23), menuai kritik dan reaksi berkenaan dengan blog mereka, Sumptuous Erotica, yang masuk dalam kategori porno. Dalam blog tadi, pasangan ini memuat gambar-gambar dan video erotis mereka saat bercinta. Bahkan, dalam blog tadi, mereka menampilkan gambar yang sangat dekat (close-up). Sekalipun terjadi reaksi keras di Singapura dan Malaysia, pasangan ini menegaskan apa yang mereka lakukan tak keliru. Pornografi di Singapura dan Malaysia merupakan hal ilegal. Majalah pria Playboy dan Penthousesangat dilarang di sana. Dalam blog yang mulai muncul pada Selasa dan mulai ramai setelah sejumlah gambarnya mulai diunduh di situs web lainnya, pasangan ini menegaskan bahwa seks merupakan proses reproduksi alamiah. Jadi, tak perlu stigma yang mengecam hal itu. Pihak Universitas NUS menyatakan akan memanggil Tan dan menanyakan soal masalah displin. Sejumlah warga Singapura menuntut Tan dipecat sebagai mahasiswa dan dibatasi bantuan beasiswanya dari pemerintah. Di Malaysia, Menteri Informasi Rais Yatim menegaskan, aksi seperti yang dilakukan pasangan tadi tak senonoh dan tak bisa dibiarkan beredar di Malaysia. Pemerintah akan mengatur konten internet di Malaysia. Namun, kini para peminat gambar erotis dari pasangan ini tak bisa lagi leluasa mengakses blog ini. Mereka kini diharuskan menyebutkan nama dan alamat surat elektronik jika menghendaki perkembangan dari gambar blog itu. Dalam sebuah video yang disajikan di YouTube, Tan dan Lee yang kali ini tampil dengan pakaian lengkap menyebutkan alasan mereka membatasi blognya. "Kami menutup blog karena tekanan dari keluarga," ujar Lee. "Kami berdua akan tetap melakukan apa yang kami suka. Namun, hal ini hanya soal waktu. Kami barangkali tidak akan lakukan lagi dalam waktu dekat," ungkap Tan menambahkan. |
| Intenet Paling Lambat di Dunia Posted: 28 Oct 2012 07:58 AM PDT Siapa atau negara mana yang intenet paling lambat di dunia kalau bukan Indonesia siapa lagi? Menurut hasil laporan dari Akamai, rata-rata kecepatan Internet di Indonesia paling rendah, jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang ada di Asia Pasifik. Rata-rata kecepatan Internet di kuartal 2 tahun 2012 ini hanyalah 0,8 Megabit per detik atau setara dengan sekitar 100 Kilobyte per detik. Walaupun begitu, kecepatan Internet di Indonesia di kuartal ini meningkat 7,2 persen dari kuartal lalu dan meningkat 20 persen dari tahun lalu. Pemilik kecepatan Internet tertinggi di wilayah Asia-Pasifik adalah Korea Selatan. Di negeri K-Pop tersebut, para pengguna rata-rata menggunakan Internet dengan kecepatan 14,2 Megabit per detik atau setara dengan 1,817 Kilobyte per detik. Negara-negara tetangga Indonesia, seperti Singapura dan Malaysia, memiliki ranking yang lebih baik untuk masalah kecepatan Internet. Rata-rata pengguna di Singapura dan Malaysia dapat mengakses Intenet dengan kecepatan 5,1 Megabit per detik (652 kilobyte per detik) dan 2,2 Megabit per detik (281,6 kilobyte per detik). Menurut Chairman Mastel, Setyanto P Santosa, koneksi Internet di Indonesia lambat karena Indonesia salah kaprah dalam menetapkan broadband. "Sekitar 95 persen koneksi internet di Tanah Air masih memakai koneksi wireless, sisanya memakai kabel. Indonesia itu salah kaprah," kata Setyanto. Menurutnya, teknologi wireless itu didesain untuk low traffic. Namun, di Indonesia, koneksi itu malah digunakan untuk traffic tinggi. Akibatnya, koneksi internet di Indonesia terkesan lambat. Padahal, kata Setyanto, sebagai negara berkembang, justru koneksi fixed broadband yang harus diperbesar, bukan malah koneksi wireless. |
| Criticube.com Gabungan Twitter Dan Wikipedia Posted: 28 Oct 2012 07:55 AM PDT Criticube apa yang akan dilakukan seseorang ketika ingin mencari informasi atau berbagi ide? Dewasa ini, tempat yang cocok untuk memenuhi hal itu adalah internet. Jaringan global ini memang menyediakan bermacam-macam fasilitas yang bisa memfasilitasi keperluan tersebut. Dua diantaranya yang sering dikunjungi adaah situs Wikipedia dan Twitter, di mana banyak orang bisa berkontribusi pada pengetahuan dan menyebarkan ide tentang suatu hal ke seluruh penjuru dunia. Kebutuhan untuk mengembangkan pengetahuan dan berbagi ide ini ditangkap oleh Rama Manusama, mantan mahasiswa Indonesia jurusan S2 Bisnis yang kini bermukim di Belanda. Bersama sejumlah teman, dia mengembangkan Criticube, situs serupa forum di mana penggunanya bisa saling mengemukakan pemikiran dan mengajukan tanggapan. "Konsepnya mirip Twitter, kita membuat posting tentang suatu thoughts atau pemikiran tentang sesuatu yang bisa dibaca oleh banyak orang sekaligus," jelas Rama kepada KompasTeknomelalui conference call. Bedanya dengan Twitter, pemikiran para pengguna ini lebih terorganisir dengan pembagian ke kategori-kategori topik, atau yang disebut dengan istilah "cube". Pengguna kemudian bisa mengikuti perkembangan topik tersebut dengan cara mem-follow cube yang bersangkutan. Orang lain bisa menimpali sebuah 'thought' dengan menulis balasan ataureply. Nah, balasan ini bisa disampaikan dalam tiga sikap berbeda: postif atau mendukung, netral, danchallenge atau menentang. Pilihan sikap tersebut bisa dipilih dari checklist yang tersedia di kotak reply, maksudnya agar si empunya pemikiran paham benar bahwa pendapatnya -misalnya tentang situasi politik atau keilmuan- sedang didukung atau ditentang. Dengan cara ini, Rama berharap bisa menumbuhkan iklim diskusi di dalam Criticube. "Soalnya, masing-masing orang pasti punya pendapat berbeda, tapi justru dari perbedaan itu bisa ditumbuhkan pengetahuan baru," ujar Rama. Sebuah posting thoughts dalam suatu cube pun bisa di-follow, sehingga orang yang tertarik bisa senantiasa mengikuti perkembangan diskusi. Knowledge Sharing Jenis "cube" di situs Criticube cukup beragam. Ada sekitar 50-an cube dengan topik mulai dari seputar hobi seperti video game dan tokoh komik hingga yang lebih serius seperti social entrepreneurship dan bahkan diskusi tentang asal muasal manusia. Di samping menulis pendapat untuk cube yang sudah ada, masing-masing pengguna bisa membuat cube baru dengan topik sesuai minat. "Untuk beberapa cube yang sifatnya ilmiah pengetahuan, sebuah pemikiran harus mencantumkan sumber referensi. Ini supaya pembacanya tahu bahwa informasi yang disampaikan benar-benar faktual dan diperoleh dari sumber yang kredibel," jelas Rama. Tujuan dari hal itu, menurut Rama, adalah agar Criticube bisa digunakan sebagai sumber referensi informasi bagi orang yang membutuhkan. "Misalnya ada mahasiswa yang sedang menulis skripsi tentang penelitian media sosial, dia bisa mengikuti suatu cube yang topiknya berhubungan, atau membuat cube baru dan mengumpulkan informasi dari sana. Orang-orang yang punya interest sama bisa juga berkumpul di sini," katanya, sambil menambahkan pencantuman referensi tidak diperlukan untuk cube dengan topik casual atau tidak bersifat ilmiah. Untuk meningkatkan kualitas situsnya, Rama mengadakan sejumlah survei. "Kami tanya, berapa lama pakai criticube, apakah criticube bisa membantu dalam bekerja dan belajar, lalu feedback nya dipakai sebagai acuan untuk mengembangkan aspek knowledge sharing Criticube." Sejak pertama kali dijalankan pada bulan Februari lalu, Criticube sudah mengumpulkan sekitar 500 pengguna yang kebanyakan berasal dari Belanda dan Indonesia. Sebanyak 40 persen dari jumlah itu berprofesi sebagai pekerja profesional dan mahasiswa. Untuk saat ini, posting dalam Criticube harus ditulis menggunakan menggunakan bahasa Inggris agar bisa dimengerti oleh audience internasional yang menjadi target situs tersebut, "Tetapi nanti juga akan ada cube dalam bahasa Indonesia untuk mengakomodir lebih banyak pengguna di Tanah Air," ujar Rama. |
| You are subscribed to email updates from Berbagi Ilmu To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Demikian artikel tentang Big Bird Premium Bus ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Big Bird Premium Bus ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

